Close Menu
    What's Hot

    CDPR Konfirmasi Akan Ada Kartu Gwent Baru di Songs of the Past

    May 29, 2026

    CD Projekt Red Umumkan DLC Baru The Witcher 3: Songs of the Past Hadir 2027

    May 27, 2026

    Marvel’s Wolverine Rilis 15 September 2026!

    February 24, 2026
    X (Twitter) Instagram
    Beck to Game
    • Berita
    • Jadwal Rilis
    • Review Game
    Beck to Game
    Home»Berita»ROG Xbox Ally X vs Switch 2, Steam Deck OLED, ROG Ally X: Mana yang Worth It?
    banner comparison rog xbox ally x vs nintendo stich 2 vs rog ally x vs steam deck oled
    Berita

    ROG Xbox Ally X vs Switch 2, Steam Deck OLED, ROG Ally X: Mana yang Worth It?

    Dimas Nugraha PradanaBy Dimas Nugraha PradanaJune 28, 20258 Mins Read

    Dengan banyaknya pilihan handheld saat ini, sangatlah penting untuk memahami bagaimana ROG Xbox Ally X dibandingkan dengan pesaing terdekatnya seperti ROG Ally X (2024), Nintendo Switch 2, dan Steam Deck OLED. Setiap handheld memiliki kekuatan dan kekurangan yang unik dalam hal spesifikasi hardware, kompatibilitas gim, masa pakai baterai, dan pengalaman menggunakannya.

    ROG Xbox Ally X vs ROG Ally X (2024)

    ROG Xbox Ally X maupun ROG Ally X (2024) sebenarnya memiliki persamaan yang tidak terlalu jauh mengingat keduanya memang dikembangkan oleh ASUS dengan performa tinggi untuk gaming portable. Namun, Xbox Ally X dikembangkan dengan kompatibilitas dan integrasi yang lebih mendalam untuk ekosistem Xbox.

    FeatureROG Xbox Ally XROG Ally X (2024)
    Operating SystemWindows 11 HomeWindows 11 Home
    Display7” FHD (1920×1080) IPS, 120Hz, 500 nits, FreeSync Premium, Corning Gorilla Glass Victus + DXC Anti-Reflection7” FHD (1920×1080) IPS, 120Hz, 500 nits, FreeSync Premium, Touch Screen (10-point multi-touch)
    ProcessorAMD Ryzen™ AI Z2 Extreme ProcessorAMD Ryzen™ Z1 Extreme Processor
    RAM24GB LPDDR5X-800024GB LPDDR5 on board
    Storage1TB M.2 2280 SSD1TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280)
    ConnectivityWi-Fi 6E (2 x 2) + Bluetooth 5.4Wi-Fi 6E(802.11ax). (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.2
    I/O Port1x USB4 Type-C, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 1x UHS-II microSD, 1x 3.5mm Combo Audio1x 3.5mm Combo Audio, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 1x Type C (USB 4), 1x UHS-II microSD
    Battery80Wh80WHrs, 4-cell Li-ion
    Dimensions290.8 x 121.5 x 50.7 mm280 x 111 x 24.7~36.9 mm
    Weight715g678g
    Table 1.0 ROG Xbox Ally X vs ROG Ally X (2024)

    Performa dan Prosesor:

    ROG Xbox Ally X ditenagai oleh prosesor terbaru dan paling andal dengan dukungan AI, yaitu AMD Ryzen AI Z2 Extreme yang dioptimalkan untuk performa gaming dan efisiensi energi. Sementara itu, ROG Ally X (2024) masih menggunakan prosesor lamanya yaitu Ryzen Z1 Extreme. Kedua perangkat ini memberikan performa yang luar biasa untuk judul-judul AAA, tetapi integrasi firmware dan perangkat lunak ROG Xbox Ally X memberikan kelancaran dalam hal streaming game dan juga kompatibilitas yang lebih baik dengan Xbox Game Pass. Apalagi, dengan kemampuan AI yang dipercaya dapat meningkatkan resolusi dan kualitas visual game, dan juga menyesuaikan gameplay berdasarkan perilaku dan preferensi pemain.

    Layar:

    Kedua perangkat ini memiliki layar LCD IPS 7 inci dengan refresh rate 120Hz, yang menawarkan warna-warna cerah dan visual yang halus. Layar ROG Xbox Ally X dikalibrasi untuk visual game Xbox, meningkatkan akurasi warna dan dukungan HDR, yang menguntungkan game yang dirancang untuk konsol Xbox.

    Daya Tahan Baterai:

    Daya tahan baterai merupakan faktor penting untuk perangkat genggam. ROG Ally X (2024) menawarkan sekitar 3 hingga 4 jam bermain game dengan sekali pengisian daya, tergantung pada intensitas game. ROG Xbox Ally X, berkat kemampuan streaming cloud tambahan dan optimasi manajemen daya, serta didukung oleh AI, kemungkinan akan dapat sedikit memperpanjang penggunaan saat bermain game.

    Kompatibilitas Koleksi Gim:

    ROG Ally X (2024) dengan dukungan Windows menjadikannya gaming PC handheld yang bisa memainkan berbagai game di berbagai store seperti Steam, Xbox Game Pass, Epic, dan GOG. Sementara itu, ROG Xbox Ally X menambahkan integrasi yang lebih mulus dengan ekosistem Xbox untuk bermain Xbox Game Pass yang lancar dan dukungan Xbox Cloud Gaming. Kompatibilitas ini membuat ROG Xbox Ally X memiliki kenyamanan lebih bagi gamer yang menyukai ekosistem PC dan Xbox.

    Fitur Unggulan:

    ROG Xbox Ally X menyertakan fitur-fitur khusus Xbox seperti Quick Resume, Xbox social integration, Xbox Game Bar, cross-save, dan mapping controller yang sudah dikhususkan untuk game Xbox. Sedangkan ROG Ally X (2024) lebih berfokus pada pengalaman handheld gaming PC yang lebih general.

    ROG Xbox Ally X vs Nintendo Switch 2

    Nintendo Switch 2, walaupun bisa dibilang sama-sama konsol handheld gaming, sebenarnya ada di segmen yang berbeda dengan berfokus pada judul-judul eksklusif Nintendo dan desain yang hybrid.

    FeatureROG Xbox Ally XNintendo Switch 2
    Operating SystemWindows 11 HomeNot specified (likely custom Nintendo OS)
    Display7” FHD (1920×1080) IPS, 120Hz, 500 nits, FreeSync Premium, Corning Gorilla Glass Victus + DXC Anti-Reflection7.9” (1920×1080) wide color gamut LCD, HDR10, VRR up to 120Hz, Capacitive touch screen
    ProcessorAMD Ryzen™ AI Z2 Extreme ProcessorCustom NVIDIA Processor
    RAM24GB LPDDR5X-8000Not specified
    Storage1TB M.2 2280 SSD256 GB UFS storage (portion reserved for system use)
    ConnectivityWi-Fi 6E (2 x 2) + Bluetooth 5.4Wireless LAN (Wi-Fi 6).Bluetooth.wired LAN port on the dock.
    I/O Port1x USB4 Type-C, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 1x UHS-II microSD, 1x 3.5mm Combo Audio2x USB-C, Game Card Slot (Switch 2 & original), microSD Express, 3.5mm Audio
    Battery80Wh5220mAh Lithium-ion (2-6.5 hours gameplay)
    Dimensions290.8 x 121.5 x 50.7 mm~271.8 x 114.3 x 14.0 mm
    Weight715g~399g (535g with controllers)
    Table 2.0 ROG Xbox Ally X vs Nintendo Switch 2

    Performa dan Prosesor:

    Nintendo Switch 2 menggunakan prosesor dari produsen yang berbeda dengan ROG Xbox Ally X, yaitu cip NVIDIA Tegra khusus yang dioptimalkan untuk gim Nintendo, tetapi kurang bertenaga dibandingkan AMD Ryzen AI Z2 Extreme di ROG Xbox Ally X. Ini berarti ROG Xbox Ally X dapat menangani gim yang lebih menuntut grafis yang tidak dapat ditangani oleh Switch 2.

    Layar:

    Untuk ukuran layar, Nintendo Switch 2 menggunakan layar LCD 7,9 inci, lengkap dengan VRR up to 120Hz dan dukungan HDR10. Ukuran ini lebih besar dari ROG Xbox Ally X yang hanya mengusung layar LCD 7 inci. Mungkin dari segi warna tidak terlalu berbeda jauh, namun disayangkan ROG Xbox Ally X belum mendukung HDR10.

    Daya Tahan Baterai:

    Perangkat Nintendo dikenal dengan penggunaan baterai yang efisien, dengan Switch 2 yang diharapkan dapat menawarkan waktu bermain selama 4 hingga 6 jam. Sementara itu, daya tahan baterai ROG Xbox Ally X cukup kompetitif, tetapi umumnya lebih pendek, apalagi jika digunakan dengan kemampuan penuh karena perangkat kerasnya yang lebih bertenaga.

    Kompatibilitas Koleksi Gim:

    Untuk library gimnya sendiri, tentu perbedaannya sangat jelas karena Nintendo Switch 2 hanya bisa memainkan gim yang khusus dibuat untuk Switch 2 saja. Sedangkan ROG Xbox Ally X secara umum bisa memainkan semua gim yang bisa dimainkan di PC, menjadikannya konsol handheld yang punya banyak pilihan gim yang variatif untuk dimainkan.

    Fitur Unggulan:

    Nintendo Switch 2 tetap mempertahankan desain hybrid, yang memberikan kebebasan kamu untuk bermain sebagai konsol handheld ataupun bermain di TV dengan fitur docking-nya, fitur yang tidak ada di Xbox Ally X. Namun, Xbox Ally X menawarkan cloud gaming dan kemampuan multitasking layaknya PC, yang menarik bagi pengguna yang menginginkan perangkat yang lebih serbaguna.

    ROG Xbox Ally X vs Steam Deck OLED

    Steam Deck OLED bisa dibilang merupakan saingan langsung dari ROG Xbox Ally X, karena memang bermain di segmen yang hampir sama yaitu gim PC tapi hanya berfokus untuk library gim steam sendiri.

    FeatureROG Xbox Ally XSteam Deck OLED
    Operating SystemWindows 11 HomeSteamOS 3.0 (Arch Linux based)
    Display7” FHD (1920×1080) IPS, 120Hz, 500 nits, FreeSync Premium, Corning Gorilla Glass Victus + DXC Anti-Reflection7.4” (1280×800) HDR OLED, up to 90Hz, 1,000 nits, High performance touch
    ProcessorAMD Ryzen™ AI Z2 Extreme ProcessorAMD APU (Zen 2 CPU, RDNA 2 GPU)
    RAM24GB LPDDR5X-800016 GB LPDDR5 on-board
    Storage1TB M.2 2280 SSD512GB or 1TB NVMe SSD
    ConnectivityWi-Fi 6E (2 x 2) + Bluetooth 5.4Bluetooth 5.3. Tri-band Wi-Fi 6E radio, 2.4GHz, 5GHz, and 6GHz 2 x 2 MIMO, IEEE 802.11a/b/g/n/ac/ax
    I/O Port1x USB4 Type-C, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 1x UHS-II microSD, 1x 3.5mm Combo AudioUSB-C (for power/data), high-speed microSD, 3.5mm Headphone/Mic
    Battery80Wh50Whr (3-12 hours gameplay)
    Dimensions290.8 x 121.5 x 50.7 mm298mm x 117mm x 49mm
    Weight715g640 grams
    Table 3.0 ROG Xbox Ally X vs Steam Deck OLED

    Performa dan Prosesor:

    Steam Deck OLED menggunakan AMD APU khusus yang dioptimalkan untuk gim handheld, dan menggunakan Steam OS 3.0 (berbasis Arch Linux) sebagai sistem operasinya, memberikan kinerja yang solid untuk sebagian besar judul Steam. Sementara itu, ROG Xbox Ally X menggunakan Windows 11 sebagai sistem operasinya. Namun, ROG Xbox Ally X ditenagai oleh AMD Ryzen AI Z2 Extreme, menawarkan kecepatan clock yang lebih tinggi dan kinerja GPU yang lebih baik, memberikan keunggulan dalam permainan yang menuntut daya lebih.

    Layar:

    Steam Deck OLED menggunakan layar berukuran 7,4 inci HDR OLED dengan hitam pekat dan warna-warna cerah, lebih unggul daripada IPS LCD ROG Xbox Ally X. Namun, refresh rate 120Hz ROG Xbox Ally X melampaui refresh rate 60Hz Steam Deck OLED, sehingga menawarkan gerakan yang lebih halus dalam permainan dengan tempo cepat.

    Daya Tahan Baterai:

    Keduanya kurang lebih menawarkan daya tahan baterai yang seharusnya serupa, 3 hingga 5 jam tergantung penggunaannya. Namun, perlu diingat sehubungan dengan belum rilisnya ROG Xbox Ally X di pasaran, kita belum bisa memastikan berapa daya tahan baterai untuk perangkat tersebut.

    Kompatibilitas Koleksi Gim:

    Untuk kompatibilitas sendiri, sudah sangat jelas Steam Deck OLED dibuat untuk memastikan bisa memainkan gim Steam secara optimal. Sebenarnya bisa saja pengguna memainkan gim di luar Steam, namun ada langkah-langkah tambahan karena harus menginstal Windows 11 dahulu. Sementara ROG Xbox Ally X dibuat khusus untuk mengoptimalkan sensasi bermain Xbox dalam genggaman dengan fleksibilitas memainkan gim dari berbagai store seperti Steam, Xbox Game Pass, Epic, maupun GOG.

    Fitur Unggulan:

    Steam Deck OLED menawarkan kemudahan dengan SteamOS-nya dan juga kompatibilitas untuk bermain gim Steam. Kemudian, ada juga opsi untuk menginstal OS lain untuk pengalaman bermain gim yang lebih bebas dan kaya. Sedangkan ROG Xbox Ally X menawarkan integrasi yang mulus dengan ekosistem Xbox, kekuatan prosesor yang lebih andal, sangat menarik bagi kamu yang ingin all in one gaming dalam satu perangkat.


    Dengan perbandingan di atas, nampaknya jelas bahwa ROG Xbox Ally X memposisikan dirinya sebagai sebuah PC gaming handheld yang serbaguna dengan performa paling andal dikombinasikan dengan ekosistem Xbox yang membuat pengalaman bermain konsol dalam genggaman semakin nyata. Meskipun mungkin secara layar tidak menyamai kualitas tampilan OLED dari Nintendo Switch 2 atau Steam Deck OLED, tetapi dengan refresh rate 120Hz dan kemampuan cloud gaming-nya memberikan keunggulan tersendiri. Kompatibilitasnya dengan gim Steam dan Xbox, bersama dengan fitur Xbox yang disematkan, menjadikannya pesaing kuat di pasar perangkat genggam yang semakin ramai. Jadi, bagaimana menurut kalian, apakah worth it untuk meminang ROG Xbox Ally X ini?

    Xbox/PC
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Reddit Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Previous ArticleROG Xbox Ally X – Siap Kalahkan Steam Deck dan Nintendo Switch?
    Next Article Lisa BLACKPINK x PlayStation: Bukan Marketing Biasa
    Dimas Nugraha Pradana
    • Website

    Hi! gue Dimas, biasa dipanggil Beck. Profesional title gue "SEO Specialist" dan juga "Gaming Journalist". bermain game adalah day to day activity gue setiap harinya, tidak hanya bermain tapi sekarang gue juga lebih deep dive ke industri nya, senang berbagi informasi lewat tulisan maupun content lainnya. Konsol favorit gue adalah PlayStation, dan genre game favorit adalah RPG (Role-Playing Game).

    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    CDPR Konfirmasi Akan Ada Kartu Gwent Baru di Songs of the Past

    May 29, 2026

    CD Projekt Red Umumkan DLC Baru The Witcher 3: Songs of the Past Hadir 2027

    May 27, 2026

    Marvel’s Wolverine Rilis 15 September 2026!

    February 24, 2026

    Phil Spencer Pensiun sebagai CEO Microsoft Gaming! Era Baru Xbox?

    February 21, 2026
    Top Reviews
    8.1
    Review Game

    Review Game: Monster Hunter Wilds (2025)

    By Muhammad Hilmi Oksadela
    About Us
    About Us

    Beck to Game merupakan media gaming yang menyajikan berita game, jadwal rilis, review, dan bahasan lainnya terkait industri gaming.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: pradims28@gmail.com

    Follow Us on
    • Twitter
    • Instagram
    • BeckToGame
    Copyright © 2026 Becktogame

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.