Satu dekade setelah perilisannya, The Witcher 3: Wild Hunt tampaknya belum siap untuk pensiun. Di awal tahun 2026 ini, komunitas RPG digemparkan oleh rumor bahwa CD Projekt Red (CDPR) tengah mempersiapkan konten kejutan.
Bukan sekadar patch atau skin biasa, rumor yang beredar menyebutkan adanya ekspansi naratif baru yang disiapkan sebagai jembatan (bridging) cerita menuju seri selanjutnya, The Witcher 4. Benarkah Geralt of Rivia akan kembali beraksi satu kali lagi?
Kabar ini bukan sekadar isapan jempol, melainkan didukung oleh analisis finansial yang serius terhadap kondisi pasar CDPR. Laporan dari Noble Securities yang dikutip oleh media investasi Polandia, Strefa Inwestorow, menyebutkan bahwa CDPR kemungkinan besar akan merilis konten berbayar (DLC) untuk The Witcher 3 di bulan Mei 2026.
Alasannya sangat logis: The Witcher 4 masih dalam tahap pengembangan aktif dan butuh waktu lama untuk rilis. Jarak rilis yang terlalu jauh bisa membuat arus kas perusahaan melambat.
Oleh karena itu, merilis ekspansi baru untuk game terpopuler mereka dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga pendapatan sekaligus mempertahankan atensi penggemar agar tidak lupa dengan dunia The Witcher.
Menghubungkan Kisah Geralt dengan Saga Baru
Jika rumor ini benar, ekspansi ini diprediksi tidak akan sebesar Blood and Wine, namun memiliki peran naratif yang krusial.
Situs IGN SEA melaporkan bahwa konten tambahan ini kemungkinan besar berfungsi untuk menceritakan transisi dunia pasca-ending Wild Hunt, sekaligus memperkenalkan elemen atau konflik baru yang akan menjadi pondasi cerita di The Witcher 4. Ini adalah cara cerdas untuk menyerahkan tongkat estafet dari Geralt ke tokoh utama baru nantinya yaitu Ciri.
Respon CD Projekt Red
Apakah CDPR mengonfirmasi hal ini? Belum secara gamblang, namun mereka juga tidak membantahnya dengan tegas.
Dalam sesi tanya jawab investor pada laporan pendapatan Q3 2025, manajemen CDPR memberikan jawaban diplomatis ketika disinggung soal potensi monetisasi IP Witcher sebelum rilis game barunya. Mereka menyatakan selalu mencari cara untuk “memperkaya pengalaman penggemar”, meskipun fokus utama tim tetap pada pengembangan game baru.
Absennya bantahan tegas ini justru membuat Eurogamer mempertanyakan apakah tahun 2026 benar-benar akan menjadi momen “kebangkitan kembali” Geralt sebelum saga baru dimulai.
Bagi fans, rumor ini adalah harapan besar. Kembali ke The Continent dengan cerita baru—meski dalam skala lebih kecil—akan menjadi pengobat rindu yang sempurna sambil menunggu The Witcher 4 yang masih misterius.
Kita tunggu saja pengumuman resminya. Apakah kamu siap untuk kembali berpetualang untuk terakhir kali nya bersama Geralt?
