Hanya tinggal menghitung hari menuju perilisan Code Vein II di akhir Januari 2026! Buat kamu yang sudah kangen berat dengan aksi para Revenant yang stylish, ada kabar gembira langsung dari dapur pengembangnya.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan PlayStation Blog yang dirilis beberapa hari lalu, Produser Keita Iizuka dan Sutradara Hiroshi Yoshimura membeberkan detail-detail “daging” soal fitur baru yang bakal bikin gameplay makin kompleks dan seru.
Apa saja perubahannya? Apakah masih ramah buat pemain baru? Yuk, simak rangkumannya berikut ini!
1. Menjelajah Waktu untuk Mengubah Sejarah
Ini mungkin akan menjadi salah satu daya tarik utamanya. Jika Code Vein pertama fokus pada eksplorasi dungeon linear, sekuelnya memperkenalkan konsep Time Travel.
Kamu akan bermain di dua lini masa: Masa Kini, dan Masa Lalu (100 tahun sebelumnya). Yang bikin krennya lagi, setiap keputusan yang kamu ambil di masa lalu bisa memicu efek kupu-kupu (butterfly effect) ke masa depan.
“Hubungan dengan karakter atau dunia itu sendiri bisa berubah saat kamu kembali ke masa kini,” ujar Iizuka.
Artinya? Multiple Endings sudah dikonfirmasi! Kamu punya kekuatan untuk menyelamatkan karakter yang seharusnya mati atau justru memperburuk keadaan.
2. Bertarung Bersama Partner atau Mau Jadi Solo Player Ala Souls Like? Bisa Banget!
Salah satu ciri khas Code Vein adalah sistem “Buddy” atau Partner AI yang selalu menemani. Tapi, developer sadar kalau ada tipe pemain Souls-like yang lebih suka tantangan one-on-one.
Di Code Vein II, diperkenalkan fitur “Assimilation”. Kamu bisa “menyerap” partner kamu ke dalam diri karakter utama. Hasilnya? Kamu bertarung sendirian, tapi dengan stat dan kekuatan yang jauh lebih dahsyat. Fitur ini cocok banget buat kamu yang pengen tantangan murni tanpa gangguan AI.
Selain itu, jenis senjata baru Dual Blades juga diperkenalkan buat kamu yang suka gaya bertarung super cepat dan agresif ala ninja anime.
3. Kustomisasi Karakter Jauh Lebih Detail
Bukan Code Vein namanya kalau Character Creation-nya nggak gila-gilaan.
Yoshimura mengonfirmasi bahwa fitur kustomisasi kali ini jauh lebih detail. Batasan biaya (cost limit) untuk aksesoris sudah dihapus! Kamu bebas menumpuk kacamata, topi, atau hiasan lain sesuka hati. Selain itu, opsi pengaturan tipe tubuh (body type) juga lebih fleksibel, jadi kamu bisa bikin waifu atau husbando impian dengan presisi tinggi.
4. Perlu Main Game Pertama Dulu?
Kabar baik buat pendatang baru: Tidak Perlu.
Cerita di Code Vein II didesain sebagai kisah yang berdiri sendiri (standalone). Walaupun latarnya masih satu semesta dengan game pertama, kamu nggak akan bingung ngikutin plotnya. Tapi buat veteran, tenang aja, developer janji bakal ada banyak callback dan easter egg yang bikin nostalgia.
Dengan fitur time travel, multiple endings, dan kustomisasi yang makin bebas, Code Vein II sepertinya bukan sekadar sekuel “asal jadi”. Bandai Namco terlihat serius ingin menaikkan standar Anime-Souls mereka.
Game ini siap meluncur pada 30 Januari 2026 di PS5, Xbox Series, dan PC. Siapkan controller dan mental kamu, karena kematian (di dalam game) sudah menunggu!
