Kekacauan bermula pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sejumlah media gaming seperti Twisted Voxel melaporkan fenomena aneh di mana ribuan pemain mendadak kaya raya saat masuk ke lobi permainan. Tanpa top-up sepeser pun, akun mereka tiba-tiba terisi 2 Miliar R6 Credits dan Renown dalam jumlah tak terbatas.
Jika dikonversikan ke uang asli, nilai kredit tersebut setara dengan $13 Juta USD (sekitar Rp200 Miliar) per pemain! Gila, kan?
Nggak cuma uang, hacker juga membuka akses ke semua item langka, termasuk skin “Glacier” yang legendaris dan skin khusus developer yang seharusnya tidak bisa dimiliki pemain biasa.
Suasana makin chaos ketika “Ban Ticker” (notifikasi banned di pojok kanan atas layar) mulai menampilkan pesan-pesan trolling. Hacker berhasil membajak sistem notifikasi ini untuk mengirim pesan ejekan ke Ubisoft dan menakut-nakuti pemain dengan notifikasi banned palsu.
Apa Penyebab Keamanan Rainbow Six Siege Jebol?
Banyak yang bertanya, kok bisa perusahaan sekelas Ubisoft kebobolan separah ini?
Berdasarkan analisis pakar keamanan siber, insiden ini diduga kuat akibat celah keamanan “MongoBleed” (CVE-2025-14847). Sederhananya, ini adalah kebocoran pada sistem database MongoDB yang digunakan Ubisoft.
Celah ini membiarkan peretas masuk ke “jantung” server (backend) tanpa perlu password admin. Akibatnya, mereka bebas mengotak-atik data pemain, membagikan mata uang premium, hingga memanipulasi fitur admin seperti sistem banned.
Respon Cepat Ubisoft: Server Down & Rollback
Melihat ekonomi in-game yang hancur total, Ubisoft mengambil langkah drastis: mematikan seluruh server (offline) dan menutup fitur Marketplace.
Setelah investigasi darurat, melalui akun X (Twitter) resmi mereka, Ubisoft mengumumkan solusi yang pahit tapi harus dilakukan, yaitu Rollback.
Apa Itu Rollback dan Bagaimana Nasib Item Saya?
Ubisoft mengonfirmasi akan mengembalikan data seluruh akun ke kondisi sebelum serangan terjadi.
- Waktu Cut-off: Data dikembalikan ke tanggal 27 Desember 2025, sebelum pukul 11:00 UTC.
- Artinya: Semua kredit gratis, skin, dan item yang kamu dapatkan atau beli setelah jam tersebut akan dihapus. Saldo kamu akan kembali seperti semula.
Apakah Akun Saya Aman dari Ban?
Ini kabar baiknya. Ubisoft menegaskan bahwa pemain tidak akan di-banned hanya karena membelanjakan kredit hasil hack tersebut. Mereka sadar ini adalah kesalahan sistem, bukan upaya curang (cheating) dari pemain. Jadi, kalau kamu sempat “khilaf” belanja skin mahal kemarin, akunmu aman—hanya barangnya saja yang bakal hilang.
Status Terkini (Update 29 Desember 2025)
Per hari ini, server Rainbow Six Siege sudah mulai dinyalakan kembali secara bertahap (soft launch). Namun, bersiaplah menghadapi antrean (queue) yang panjang saat login karena trafik yang membludak.
Fitur R6 Marketplace masih ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan untuk memastikan tidak ada lagi item ilegal yang beredar.
